NAMA : ANATASIA JULIET TUMIWA
KELAS : 4 KA 30
NPM : 10112731
ACM
ACM(Association for
Computing Machinery) atau Asosiasi untuk Permesinan Komputer adalah sebuah
serikat ilmiah dan pendidikan computer pertama didunia yang didirikan pada tahun
1947 SIG dan ACM, mensponsori konferensi yang bertujuan untuk memperkenalkan
inovasi baru dalam bidang tertentu. Tidak hanya mensponsori konferensi ,ACM
juga pernah mensponsori pertandingan catur antara Garry Kasparov dan computer
IBM DeepBlue.
ACM telah menciptakan
sebuah perpustakaan digital dimana ia telah membuat seluruh publikasi yang
tersedia .ACM perpustakaan digital merupakan koleksi terbesar didunia informasi
mengenai mesin komputasi dan berisi arsip jurnal ,majalah ,prosiding konferensi
online,danisu-isu terkini ACM publikasi. Layanan online termasuk forum yang
disebut Ubiquity dan TechNews mencerna,baik yang berisi informasi terbaru
tentang dunia IT.
Pesaing utama ACM
adalah IEEE Computer Society. Perbedaan antara ACM dan IEEE adalah, ACM berfokus
pada ilmu komputer teoritis dan aplikasi pengguna akhir, sementara IEEE lebih
memfokuskan pada masalah-masalah hardware dan standardisasi. Cara lain untuk
menyatakan perbedaan yaitu ACM adalah ilmuwan komputer dan IEEE adalah untuk
insinyur listrik, meskipun subkelompok terbesar adalah IEEE Computer Society.
ACM memiliki empat
"Boards" yaitu:
1.
Publikasi
2.
SIG Governing Board,
3.
pendidikan, dan
4.
Badan Layanan Keanggotaan
IEEE
IEEE (Institute of
Electrical and Electronics Engineers) adalah sebuah organisasi profesi nirlaba
yang terdiri dari banyak ahli dibidang teknik yang mempromosikan pengembangan
standar-standar dan bertindak sebagai pihak yang mempercepat teknologi-
teknologi baru dalam semua aspek dalam industry dan rekayasa (engineering),yang
mencakup telekomunikasi,jaringankomputer,kelistrikan, antariksa,
danelektronika. Tujuan inti IEEE adalah mendorong inovasi teknologi dan
kesempurnaan untuk kepentingan kemanusiaan.
Visi IEEE adalah akan
menjadi penting untuk masyarakat teknis global dan professional teknis
dimana-mana dan dikenal secara universal untuk kontribusi teknologi dan teknis
yang professional dalam meningkatkan kondisi perkembangan global.
Standar dalam IEEE
adalah mengatur fungsi ,kemampuan dan interoperabilitas dari berbagai macam
produk dan layanan yang mengubah cara orang hidup, bekerja dan berkomunikasi.
Proses pembangunan IEEE
standar dapat dipecah melalui tujuh langkah dasar yaitu:
1.
Mengamankan Sponsor,
2.
Meminta Otorisasi Proyek,
3.
Perakitan Kelompok Kerja,
4.
Penyusunan Standard,
5.
Pemungutan suara,
6.
Review Komite,
7.
Final Vote.
Pada tahun 1980 bulan
2, IEEE membuat sebuah bagian yang mengurus standarisasi LAN(LocalAreaNetwork)
danMAN(MetropolitanAreaNetwork). Bagian ini kemudian dinamakan sebagai 802.
Angka 80 menunjukkan tahun dan angka 2 menunjukkan bulan dibentuknya kelompok
kerja ini. Ada beberapa unit kerja dengan bidang yang mereka tangani
diantaranya:
IEEE Indonesia Section
berada pada IEEE Region 10 (Asia-Pasifik). Ketua IEEE Indonesia Section tahun
2009-2010 adalah Arnold Ph Djiwatampu. Saat ini IEEE Indonesia Section memiliki
beberapa chapter, yaitu:
·
Chapter Masyarakat Komunikasi
(Communications Society Chapter).
·
Chapter Masyarakat Sistim dan Sirkuit
(Circuits and Systems Society Chapter).
·
Chapter Teknologi Bidang Kesehatan dan
Biologi (Engineering in Medicine and Biology Chapter).
·
Chapter Gabungan untuk Masyarakat
Pendidikan, Masyarakat Peralatan Elektron, Masyarakat Elektronik Listrik, dan
Masyarakat Pemroses Sinyal (Join Chapter of Education Society, Electron Devices
Society, Power Electronics Society, Signal Processing Society).
·
Chapter Gabungan MTT/AP-S (Joint chapter
MTT/AP-S)
Perbandingan ACM dan
IEEE Computer Society
1. ACM
berfokus pada ilmu
komputer teoritis dan aplikasi pengguna akhir
ACM adalah ilmuwan
computer
2. IEEE
lebih memfokuskan pada
masalah-masalah hardware dan standardisasi
IEEE adalah untuk
insinyur listrik
Meskipun subkelompok
terbesar adalah IEEE Computer Society, tentu saja ada tumpang tindih yang
signifikan antara kedua organisasi, dan mereka kadang-kadang bekerjasama dalam
proyek-proyek seperti pengembangan kurikulumilmu computer.
Standar
Profesi di Indonesia dan Regional
Berdasarkan
perkembangan Teknologi Informasi secara umum, serta kebutuhan di Indonesia
serta dalam upaya mempersiapkan diri untuk era perdagangan global. Beberapa
usulan dituangkan dalam bab ini. Usulan-usulan tersebut disejajarkan dengan
kegiatan SRIG-PS (SEARCC), dan IPKIN selaku perhimpunan masyarakat komputer dan
informatika di Indonesia. Juga tak terlepas dari agenda pemerinta melalui
Departemen terkait.
Langkah-langkah yang
diusulan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :
1. Penyusunan
kode etik profesional Teknologi Informasi
2. Penyusunan
Klasifikasi Pekerjaan (Job) Teknologi Informasi di Indonesia
3. Penerapanan
mekanisme sertifikasi untuk profesional TI
4. Penerapan
sistem akreditasi untuk Pusat Pelatihan dalam upaya Pengembangan Profesi
5. Penerapan
mekanisme re-sertifikasi
Promosi Standard
Profesi Teknologi Informasi
Beberapa rencana kegiatan SRIG-PS
pada masa mendatang dalam upaya memasyarakatkan model standardisasi profesi
dalam dunia TI adalah :
1. Distribusi
dari manual SRIG-PS di SEARCC"96 di Bangkok.pada bulan Juli 1996
2. Promosi
secara ekstensif oleh para anggota dari 1996-1997
3. Presentasi
tiap negara yang telah benar-benar mengimplementasikan standard yang
berdasarkan model SRIG-PS, pada SEARCC'97 di New Delhi. Ini merupakan penutupan
phase 2 dari SRIG-PS.
Rencana strategis dan
operasional untuk mempromosikan implementasi dari rekomendasi SRIG-PS di
negara-negara anggota SEARCC.
Promosi ini memiliki
berbagai sasaran, pada tiap sasaran tujuan yang ingin dicapai adalah
berbeda-beda.
1. Pemerintah,
untuk memberi saran kepada pemerintah, dan pembuat kebijaksanaan dalam bidang
TI dalam usaha pengembangan sumber daya manusia khususnya bidang TI.
2. Pemberi
Kerja, untuk membangkitkan kesadaran di antara para pemberi kerja tetang
nilai-nilai dari standard profesional dalam meningkatkan kualitas profesional
TI.
3. Profesional
TI, untuk mendorong agar profesional TI, dari negara anggota melihat
nilai-nilai snatndar dalam profesi dak karir mereka.
4. Insitusi
dan Penyusun kebijaksanaan Pendidikan, untuk memberi saran pada pembentukan
kurikulum agar dapat memenuhi kebutuhan dan standard profesional di regional
ini dalam Teknologi Informasi.
5. Masyarakat
Umum, untuk menyadarkan umum bahwa Standard Profesional Regional adalah penting
dalam menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas.
Untuk mempromosikan
model standardisasi dalam dunia TI ini, SEARCC memiliki berbagai perencanaan
kampanye antara lain :
1. Publikasi
dari Standard Profesional Regional diterbitkan di seluruh negara anggota
2. Presentasi
secara formal di tiap negara anggota
3. Membantu
implementasi standard di negara-negara anggota
4. Memonitor
pelaksanaan standard melalui Himpunan/Ikatan nasional
5. Melakukan
evaluasi dan pengujian
6. Melakukan
perbaikan secara terus menerus
7. Penggunaan
INTERNET untuk menyebarkan informasi mengenai standard ini
Untuk mengimplementasi
promosi di Phase 2, SRIG-PS memperoleh dana bantuan yang akan digunakan untuk :
1. Biaya
publikasi : disain, percetakan dan distribusi
2. Presentasi
formal di negara anggota
3. Membantu
implementasi standar di negara anggota
4. Pertemuan
untuk mengkonsolidasi, memonitor, dan bertukar pengalaman
Pembentukan
Standar Profesi Teknologi Informasi di Indonesia
Dalam
memformulasikan standard untuk Indonesia, suatu workshop sebaiknya
diselenggarakan oleh IPKIN. Partisipan workshop tersebut adalah orang-orang dari
industri, pendidikan, dan pemerintah. Workshop ini diharapkan bisa
memformulasikan deskripsi pekerjaan dari klasifikasi pekerjaan yang belum
dicakup oleh model SRIG-PS, misalnya operator. Terlebih lagi, workshop tersebut
akan menyesuaikan model SRIG-PS dengan kondisi Indonesia dan menghasilkan model
standard untuk Indonesia. Klasifikasi pekerjaan dan deskripsi pekerjaan ini
harus diperluas dan menjadi standard kompetensi untuk profesioanal dalam
Teknologi Informasi.
Persetujuan
dan pengakuan dari pemerintah adalah hal penting dalam pengimplementasian
standard di Indonesia. Dengan demikian, setelah standard kompetensi
diformulasikan, standard tersebut dapat diajukan kepada kepada Pemerintah
melalui Menteri Tenaga Kerja. Selain itu standard tersebut juga sebaiknya harus
diajukan kepada Menteri Pendidikan dengan tujuan membantu pembentukan kurikulum
Pendidikan Teknologi Informasi di Indonesia dan untuk menciptakan pemahaman
dalam pengembangan model sertifikasi.
Untuk
melengkapi standardisasi, IPKIN sudah perlu menetapkan Kode Etik untuk Profesi
Teknologi Informasi. Kode Etik IPKIN akan dikembangkan dengan mengacu pada Kode
Etik SEARCC dan menambahkan pertimbangan-pertimbangan yang sesuai dengan
kondisi di Indonesia.
Selanjutnya,
mekanisme sertifikasi harus dikembangkan untuk mengimplementasikan standard
kompetensi ini. Beberapa cara pendekatan dari negara lain harus
dipertimbangkan. Dengan demikian, adalah penting untuk mengumpulkan mekanisme
standard dari negara-negara lain sebelum mengembangkan mekanisme sertifikasi di
Indonesia.
Jenis
- Jenis Profesi di Bidang IT & Deskripsi Kerja
a) IT Support Officer memiliki kualifikasi diantaranya ialah D3 / S1
bidang Ilmu Komputer, Mahir Windows System, Linux System, Networking,
Troubleshooting, mampu bekerja dalam individu / tim, memiliki motivasi kerja
yang tinggi, energik, dan kreatif, ulet dan pekerja keras, Bertanggung jawab
terhadap pekerjaan.
Job Description :
Menguasai bahasa
pemrograman AS/400 atau IT product development dan networking komunikasi data
atau metodologi pengembangan aplikasi (SDLC, waterfall) dan project management.
Sedangkan tanggung jawabnya ialah menerima, memprioritaskan dan menyelesaikan
permintaan bantuan IT. Membeli hardware IT, software dan hal-hal lain yang
berhubungan dengan hal tersebut. Instalasi, perawatan dan penyediaan dukungan
harian baik untuk hardware & software Windows & Macintosh, peralatan
termasuk printer, scanner, hard-drives external, dll. Korespondensi dengan
penyedia jasa eksternal termasuk Internet Service Provider, penyedia jasa
Email, hardware, dan software supplier, dll. Mengatur penawaran harga barang
dan tanda terima dengan supplier untuk kebutuhan yang berhubungan dengan IT.
Menyediakan data / informasi yang dibutuhkan untuk pembuatan laporan department
regular
b)
Network Administrator, kualifikasinya ialah D3 / S1 bidang
Ilmu Komputer. Usia 25-30 tahun. Pengalaman di bidang IT Network / Network
Administrator 2-3 tahun. Memahami LAN, WAN, Mailserver, PDC/BDC, Linux / Free
BSD. Menguasai Linux Redora Server. Menguasai secara mendalam win2000
administration tool. Mengikuti perkembangan TI terkini. Memiliki motivasi kerja
yang tinggi, energik, dan kreatif. Mampu berbahasa inggris aktif, lisan maupun
tulisan.
Job Description :
Tugas dan tanggung
jawab antara lain maintain dan perawatan jaringan LAN. Archive data. Maintain
dan perawatan computer
c)
Delphi Programmer, kualifikasi untuk profesi ini adalah
S1 Teknologi Informasi. Usia 22-26 tahun. Mampu berbahasa inggris aktif, lisan
maupun tulisan. Mengerti dan memahami SQL Command, Oracle database, MySQL dan
MSSQL Server. Mempunyai karakter dan attitude yang baik. Mampu bekerja dengan
supervisi yang minim. Mampu bekerja dalam Tim. GPA min. 2,75. Pengalaman 0-2
tahun.
Job Description
Tanggung jawab dari
pekerjaan ini yaitu menguasai bahasa pemrograman Borland Delphi. Berpengalaman
dalam database programming. Mengerti multi tier programming dan object oriented
programming
d)
Network Engineer, kualifikasinya ialah S1 bidang
Informatika. Pengalaman kerja sebagai Network Engineer. Memiliki sertifikasi
setara Network Engineer (CCNA). Menguasai dan wajib berpengalaman minimal 1
tahun mengelola LAN. Mengerti hardware (PC, Printer, Hub, dll). Menguasai MS
Windows, Linux dan Office. Menguasai PC Remote misal PC Anywhere atau lainnya.
Job Description :
Menguasai database (SQL
Server) merupakan nilai tambah, sedangkan untuk tugas dan tanggung jawab adalah
Maintenance LAN dan Koneksi Internet. Maintenance hardware. Maintenance
database dan file. Help Desk. Inventory.
e)
IT Programmer memiliki kualifikasi, Lulusan S1
Teknologi Informasi. Menguasai PHP, Java, OOP, MySQL, VB. NET/C#, C++.
Pengalaman min 2 tahun. Mampu berbahasa inggris aktif, lisan maupun tulisan.
Usia 20-30 tahun. Mampu melakukan Presentasi. Dapat bekerja dalam Tim.
Job Description :
Tanggung jawab pada
profesi ini adalah ambil bagian dalam pengembangan dan integrasi perangkat
lunak. Mengembangkan secara aktif kemampuan dalam pengembangan perangkat lunak.
Menerima permintaan user untuk masalah-masalah yang harus diselesaikan.
Menyediakan dukungan dan penyelesaian masalah konsumen baik untuk konsumen
internal maupun eksternal. Bertanggung jawab atas kepuasan terkini pelanggan.
Melakukan tugas-tugas yang berkaitan dan tanggung jawab yang diminta, seperti
dalam sertifikat dan menuruti rencana dasar perusahaan untuk membangun
kecakapan dalam portfolio pruduk IBM. Mengerjakan macam-macam tugas terkait
seperti yang diberikan Membentuk kekompakan maksimum dalam perusahaan bersama
dengan rekan-rekan dalam perusahaan
f)
System Analyst memiliki kualifikasi, Pendidikan min S1.
Pengalaman di bidangnya min 3 tahun. Usia maksimal 40 tahun. Mahir membuat
software database windows / web sesuai kebutuhan perusahaan, pengolahan, dan
maintenance database. Pengalaman mendevelop Business Intelligence/Datawarehouse/OLAP
adalah sustu nilai tambah. Jujur, bertanggung jawab, cepat belajar hal-hal
baru, ramah, berorientasi customer service.
Job Description :
mampu bekerja mandiri
dengan minimal supervisi maupun sebagai tim. Menguasai pemrograman visual windows
dan web, programming (NET, VB, Delphi, PowerBuilder, Clarion, dll) dan konsep
RDBMS (SQL Server/Oracle/MySQL/ASA, dll)
g)
Web Designer orang yang melakukan kegiatan
perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu
proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
Job description :
1. Membuat design
layout dan user interface dari website baik secara umum maupun
spesifik untuk fitur-fitur tertentu
2. Membuat design
website element yang digunakan sebagai resource UI dari website
3.Bertugas melakukan
konversi desain dari format gambar menjadi halaman website siap pakai dalam
format HTML, XHTML atau format lain lengkap dengan stylesheet yang digunakan
5.Membuat stylesheet
atau CSS dari website
6.Memelihara dan
menjaga konsitensi desain interface dari website untuk beberapa browser yang
berbeda
h)
Systems Engineer
Job Description :
menyediakan rancangan
sistem dan konsultasi terhadap pelanggan, memberikan respon terhadap permintaan
technical queries serta dukungannya, dan melakukan pelatihan teknis ke
pelanggan dan IT administrator.
i)
ERP Consultant
Job Description :
memberikan nasehat
teknis ataupun fungsional pada implementasi solusi ERP, dan harus mempunyai
beberapa pengetahuan tertentu dalam rangka memetakan proses.
j)
Bussiness Development Manager
Job Description :
secara umum mengetahui
kebutuhan akan pelanggan, memiliki ketajaman yang diperlukan dalam menopang dan
menguntungkan bisnis, serta mempunyai kemampuan luas yang mampu menyerap dan
berkomunikasi jelas tentang bisnis kompleks serta konsep teknologi.
STANDAR
PROFESI DI INDONESIA dan REGIONAL
Institusi
pemerintah telah mulai melakukan klasifikasi pekerjaan dalam bidang teknologi
informasi ini. Klasifikasi pekerjaan ini telah diterapkan sejak 1992.
Bagaimanapun juga, klasifikasi pekerjaan ini masih belum dapat mengakomodasi
klasifikasi pekerjaan pada teknologi informasi. Terlebih lagi, deskripsi
pekerjaan setiap klasifikasi pekerjaan masih tidak jelas dalam membedakan
setiap sel pekerjaan. Beberapa perusahaan yang dimiliki oleh pemerintah
mempunyai klasifikasi pekerjaannya sendiri. Begitu juga dengan beberapa
perusahaan swasta yang besar, telah mengembangkan klasifikasi pekerjaan mereka
sendiri juga. Belum adanya standardisasi klasifikasi pekerjaan ini terkadang
menimbulkan kesulitan bagi para profesional TI.
Departemen
Tenaga Kerja berkeinginan untuk mengeluarkan standard
kompetensi untuk teknologi informasi. IPKIN diharapkan memberikan
sumbangan untuk formulasi standard kompetensi pada Teknologi Informasi. Dengan
mengacu ke model regional (model SRIG-PS), standard kompetensi yang akan
diterapkan di Indonesia akan mudah dapat diterima dan disetarakan di
negara-negara lain di region ini. Bagaimanapun juga, suatu persetujuan
bilateral harus dicapai antara Pemerintah kedua negara.